Search
29 April 2017
  • :
  • :

Selingkuh, Biar Suami Tidak Berat Menanggung Beban Hidup

Selingkuh, Biar Suami Tidak Berat Menanggung Beban Hidup

Gileludro…..Selingkuh, Biar Suami Tidak Berat Menanggung Beban Hidup.

Selingkuh, kata ini rasanya sudah tidak aneh atau menjadi hal yang tabu lagi. Ada yang menganggap selingkuh itu tidak cuma dengan lawan jenis, tapi ada juga istilah lain seperti,  selingkuh waktu kalo kita membagi waktu kita dengan pekerjaan lain, atau selingkuh bisnis, kalo kita dibelakang relasi bisnis kita menjalin hubungan dengan rekanan lain di bidang yang sama. Tapi selingkuh disini yaitu selingkuh dengan lawan jenisnya.

Banyak sekali alasan kenapa terjadi perselingkuhan, baik laki-laki maupun wanita, baik yang masih bujang atau gadis maupun yang sudah berumah tangga. Alasan selingkuh di kalangan muda biasanya karena sudah bosan atau pasangan kita terlalu mendikte semua yang ingin kita lakukan. sehingga banyak terjadi kasus” putus nyambung” dalam pergaulan remaja.

Beberapa alasan terjadi perselingkuhan dalam rumah tangga, biasanya terjadi karena :

  • Alasan ekonomi keluarga, dalam keluarga yang serba pas-pasan dan tidak adanya saling pengertian terutama dari istri yang banyak menuntut, biasanya istri mulai berpaling ke laki-laki yang ekonominya lebih mapan atau kaya.
  • Alasan kekerasan dalam rumah tangga, karena suami yang sering berkata kasar dan ringan tangan terhadap istri atau anaknya, atau sebaliknya istri suka mencaci maki suami bahkan sampe mengusir suami dari rumah.
  • Alasan karena belum di karunia anak, tidak adanya komunikasi yang baik antara suami istri untuk mencari solusi masalah ini dengan alasan takut saling menyalahkan apabila harus periksa ke dokter masalah kesuburan hormon.

Masih banyak lagi alasan-alasan terjadinya perselingkuhan dalam rumah tangga, tapi yang banyak terjadi sekarang adalah karena faktor ekonomi.

Ada seorang istri, sebut saja namanya Yuli, dia mengaku selingkuh karena untuk meringankan beban suami dan biar anak-anaknya bisa jajan lebih, padahal uang yang didapat dari hasil selingkuh lebih banyak dipake untuk keperluan pribadinya sendiri, beli bedak, parfum, rujak, martabak dan lain-lain. Mungkin tujuannya baik ( baik menurut Dia, bukan menurut penulis) supaya uang jatah belanja dari suami tidak habis dan masih bisa beli kebutuhan lain, Tapi lama kelamaan karena sering selingkuh bukan uang lagi yang dicari tapi kepuasan nafsu birahi yang didapat dari lawan selingkuhnya. “Nah lho, kalo sudah seperti ini, kalo dia hamil, anaknya mirip siapa yaa??” . Makanya kalo mau selingkuh, tengok kanan kiri dulu jangan sampe perbuatan kita menimbulkan masalah rumah tangga yang lebih ruwet, jangan tergoda kalo selingkuh itu artinya “Selingan Indah Keluarga Utuh”, atau “selalu ingat kalo lagi butuh “.

(lanjut bacanya dan klik Gileludro.com)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *