Search
16 December 2017
  • :
  • :

Hijab yang Benar Menurut Islam

Hijab yang Benar Menurut Islam – Mungkin sudah sering mendengar hijab, khimar dan jilbab. Di saat kata-kata tersebut sudah tidak terdengar asing di telinga kita, sudahkan mengetahui maknanya dengan benar? Hijab secara bahasa memiliki pengertian penutup.

                                                                                                                                                                                                               الحِجابُ: السِّتْرُ

“Hijab artinya penutup” (Lisaanul Arab).

Dan secara istilah, makna dari hijab adalah sebagaimana dijelaskan Al Munawi yang memiliki arti bahwa : “Hijab adalah segala hal yang menutupi sesuatu yang dituntut untuk ditutupi atau terlarang untuk menggapainya. Di antara penerapan maknanya, hijab dimaknai dengan as sitr (penutup), yaitu yang menghalangi sesuatu agar tidak bisa terlihat. Demikian juga al bawwab (pintu), disebut sebagai hijab karena menghalangi orang untuk masuk. Asal maknanya, hijab adalah entitas yang menjadi penghalang antara dua entitas lain.” (At Taufif’ala Muhimmat At Ta’arif, 1/136).

Dengan demikian istilah dari hijab itu sendiri memiliki makna yang sangat luas. Dan sebagai muslimah dapat diartikan bahwa segala hal yang menutupi hal-hal yang dituntut untuk ditutupi bagi seorang muslimah. Jadi hijab muslimah bukan sebatas yang menutupi kepala, menutupi rambut, atau menutupi tubuh bagian atas saja. Namun hijab muslimah mencakup semua yang menutupi aurat, lekuk tubuh serta perhiasan wanita dari ujung rambut sampai dengan kaki.

Saat ini, hijab telah menjadi trend yang semakin diminati baik oleh kaum muda sampai yang sudah tua. Namun, hijab di sini seringkali dijadikan sebagai fashion yang dapat mempercantik penampilan. Hijab dipakai tidak sesuai dengan tuntutan yang syar’i. Untuk itulah perlu dimaknai bahwa hijab yang sesuai dengan syariat Islam yang seperti apa.

Beikut ini adalah tata cara berhijab syar’i beserta dengan syaratnya. Yaitu meluruskan niat untuk berhijab karena menjalankan perintah Allah. Berhijab wajib bagi wanita muslim sebagaimana tertera dalam QS An Nur:31 dan Al-Ahzab:59. Dijelaskan bahwa perempuan yang sudah baligh wajib untuk menutup auratnya dengan jilbab dan khimar atau kerudung. Tata cara berhijab syar’i yaitu menutup aurat, seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Dan jilbab yang dimaksud di sini yaitu baju kurung atau gamis. Sedangkan kerudung atau penutup kepala dianjurkan menutupi dada.

Syarat lainnya yaitu memakai jilbab yang longgar agar tidak membentuk lekuk tubuh serta pakaian yang tidak membentuk tubuh. Selain itu dalam memakai jilbab dan kerudung juga perlu memperhatikan bahannya. Bahan yang dipakai tidak tembus pandang atau transparan karena hal ini tidak diperbolehkan dalam tata cara berhijab yang sesuai dengan hukum syar’iah. Di samping itu perlu dilengkapi dengan pemakaian kaos kaki untuk menutup bagian kaki yang tidak terjangkau oleh jilbab.

Syarat lainnya adalah tidak diperkenankan memakai make up yang berlebihan. Hal ini bertujuan agar penampilan anda tidak menggoda lawan jenis untuk melakukan perbuatan yang maksiat. Nah itulah beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam tata cara memakai hijab yang sesuai dengan syari’at Islam. Semoga dengan anda menutup aurat diridhoi oleh Allah dan dapat terbayar dengan kenikmatan syurga. Aamiin ya Rabbal’alamin.

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *