
Gileludro.......Percaya Omongan Orang Lain Malah Bikin Ribut Dengan Tetangga.
Emosi boeh-boleh aja tapi liat dulu jangan langsung percaya omongan orang yang tidak bertanggung jawab. Pengen labrak istri orang malah jadi malu sendiri dan rumah tangga jadi ribut melulu.
Selama ini pak dulkapit bekerja sebagai penjaga malam di sebuah pabrik gula batu yang ada di dekat rumahnya. Kehidupan Pak Dulkapit sangat sederhana, dengan istri yang bekerja sebagai tukang cuci baju dan kedua anaknya yang masih sekolah. Suatu hari Pak Dulkapit ketika hendak pergi belanja keperluan pabrik karena disuruh majikannya, bertemu dengan seorang wanita ( sebut aja winda) yang merupakan tetangga di kampungnya. karena Winda ingin pergi juga, Pak dulkapit menawarkan untuk pergi bareng daripada Winda harus naik ojek.
Akhirnya mereka pergi berboncengan naik motor matic Pak dulkapit. Rupanya ada tetangga lain yang melihat mereka berdua berboncengan, dan berpikir ada apa yaa antara pak Dulkapit dengan Winda sampe pergi berduaan? "Wah ini berita buruk buat Bu Dulkapit, istrinya capek-capek kerja nyuci di rumah orang, suaminya malah enak-enakan pergi dengan cewek laen".
Berceritalah si tetangga itu kepada Bu Dulkapit dibumbui omongan-omongan yang membakar hati Bu dulkapit, "Yaa masa orang boncengan pegangannya kenceng begitu", kata tetangganya. ?". Emosi Bu Dulkapit yang memang sedang kesel karena majikannya belum memberi uang hasil kerjanya mencuci baju semakin memuncak. Dan ketika Pak Dulkapit datang, langsung saja tanpa basa-basi si suami dimaki-maki dengan bahasa yang kurang sopan, juga mengeluarkan jurus-jurus gerakan seperti orang mau berkelahi (biasalah jurus silat lidah, jurus ajian tapak wajah alias tempeleng). Pak Dulkapit yang masih capek, melihat istrinya mencak-mencak ngga ada juntrungnya terbawa emosi. Dia tidak merasa bersalah tapi tiba-tiba istrinya berbuat seperti orang kesetanan menuduh dia selingkuh dengan si Winda tetangganya. Dia tidak mau lagi memberi istrinya uang belanja selama seminggu karena masih kesal dengan kelakuan istrinya.
Sebaliknya, ibu si Winda yang tidak terima anaknya dituduh ada affair dengan Pak dulkapit segera mendatangi rumah bu Dulkapit, terjadilah cekcok perang mulut antara mereka.( mending kalo mulutnya pada bau wangi), sampai terjadi pergulatan jambak-jambakan rambut, guling-guling di tanah dan cakar-cakaran.
Untunglah aparat setempat bertindak cepat melerai mereka. Setelah dijelaskan duduk perkaranya, dan tetangga yang menghasut Bu Dulkapit meminta maaf, barulah Bu dulkapit sadar kalo dia terlalu emosi dengar omongan orang lain tanpa berpikir positif lebih dulu." Makanya kalo denger omongan orang lain jangan langsung telen aja, yang ada cuma malah jadi ribut sama tetangga, Malu khan jadinya".
Liat artikel lain di Gileludro.com
Sharing 17 Mei 2025
Game Survival Terpopuler Petualangan Menegangkan yang Tak Terlupakan!
Varian game mode survival menjadi satu di antara pemilik fans terbesar sejak awal tahun 2025. Persaingan para kreator dan publisher, memberi banyak opsi bagi
Tips 14 Maret 2025
Tools dan Metode Analisis Media Sosial yang Perlu Anda Coba
Dalam era digital saat ini, performa sosial media menjadi salah satu aspek terpenting dalam strategi pemasaran dan komunikasi bisnis. Suksesnya sebuah kampanye
Tips 2 Maret 2025
Social Listening: Senjata Ampuh untuk Menyelamatkan Reputasi Brand
Di era digital saat ini, pentingnya reputasi brand tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan pertumbuhan media sosial yang pesat, konsumen memiliki kekuatan
Pendidikan 6 Mei 2025
Review Tryout TNI Tes Wawasan Kebangsaan dari Peserta yang Lolos Tes
Persaingan untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidaklah mudah. Setiap tahun, ribuan calon prajurit mendaftar, tetapi hanya sedikit yang
Tips 17 Jan 2026
Maksimalkan Pendapatan: Strategi Monetisasi Aplikasi Tanpa Merusak Pengalaman Pengguna
Membangun aplikasi yang populer adalah sebuah pencapaian, namun membangun aplikasi yang berkelanjutan secara finansial adalah tantangan yang berbeda.
Sharing 31 Agu 2025
Tradisi Unik dalam Dunia Prediksi Angka
Prediksi HK telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang—baik sebagai sarana hiburan, strategi angka, maupun tantangan logika. Meskipun tidak ada