
Tokoh Joker yang akhir-akhir ini banyak diperbincangkan oleh penikmat film dari seluruh dunia memang menarik untuk dibahas. Pasalnya, film ini yang mengambil adegan tokoh Joker di dalamnya selalu berkaitan dengan kejahatan hingga kekerasan yang kurang layak jika ditonton oleh anak-anak dan remaja.
Psikologi Dibalik Tokoh Joker
Joker sudah tidak asing lagi bagi kalangan pecinta film bergenre kekerasan. Karakternya selalu menarik perhatian. Oleh karena itu Kita akan membahas seperti apa sajakah psikologi di balik tokoh Joker? Berikut ulasannya.
1. Berada pada Karakter Hidden Area
Jika Anda membaca studi Johari Window, terungkap bahwa manusia memiliki empat area yang berbeda dalam dirinya yakni open area, hidden area, blind area, dan unknown area. Karakter Joker sendiri menggunakan hidden area sebagai relasi antara dirinya dengan orang lain. Singkatnya, Joker selalu menyembunyikan apa yang benar-benar dirasakannya kepada orang lain. Emosi yang ditampilkannya hanyalah sebuah ‘‘topeng’’ yang dimunculkan dihadapan orang lain.
2. Pseudobulbar Affect atau PBA
Salah satu yang menjadi fokus utama saat berada di film yang membawa karakter Joker adalah cara tertawa Joker yang bisa dikatakan sedikit ‘’mengerikan’’. Menurut istilah psikologi, karakter Joker memiliki gangguan PBA atau Pseudobulbar Affect. PBA merupakan keadaan dimana terjadi gangguan saraf yang diakibatkan oleh kerusakan pada korteks prefrontal.
Korteks prefrontal ini merupakan salah satu area pada otak yang mengendalikan emosi seseorang. Arthur Fleck atau Joker dapat mengalami hal ini karena trauma otak yang dideritanya sejak kecil sebagai bentuk respon dari penganiayaan yang diterimanya.
3. Skizofrenia
Jika Anda melihat setiap film yang membawa karakter Joker di dalamnya, sosok Joker merupakan sosok yang delusional atau sering berimajinasi hingga keluar batas. Gangguan yang dialami oleh Joker ini dinamakan skizofrenia. Penyebab utama seseorang dapat mengalami gangguan psikologi jenis ini adalah faktor genetika.
Melihat dari apa yang dialami oleh karakter Joker, sudah sepatutnya gangguan kejiwaan atau psikologis menjadi perhatian Kita semua. Gangguan psikologis bukanlah suatu hal yang bisa dijadikan bahan ejekan ataupun diremehkan.
Demikianlah ulasan psikologi pada karakter Joker yang terdapat pada Trilogi Christhopher Nolan yang perlu Anda ketahui. Karakter Joker menjadi tamparan bagi Kita semua bahwa gangguan psikologi menjadi salah satu problematika yang perlu diperhatikan dan disembuhkan.
Sharing 11 Sep 2025
Kiprah Anies Baswedan Pemimpin dengan Gagasan dan Tekad
Anies Rasyid Baswedan adalah sosok yang tak pernah lepas dari sorotan publik karena kombinasi antara gagasan visioner dan tekad kuat untuk mewujudkannya. Dalam
Pendidikan 6 Des 2025
Apa Perbedaan Utama Jurusan Teknik Industri dengan Teknik Industri Pertanian?
Saat menimbang karir di bidang keteknikan dan pertanian, apa perbedaan utama antara Jurusan Teknik Industri S1 yang bersifat umum dengan Teknik Industri
Pendidikan 15 Apr 2025
Perbandingan Passing Grade IPB Jalur SNBT dan Jalur Mandiri
Setiap tahun, Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi salah satu universitas yang paling dicari oleh calon mahasiswa di Indonesia. Dua jalur masuk yang umum
Tips 15 Maret 2026
Cara Meningkatkan Visibilitas Website di Mesin Pencari Global
Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi perusahaan untuk menjangkau pasar global melalui internet. Website menjadi salah satu sarana
Tips 6 Mei 2025
Tips Lulus Tes dari Tryout POLRI Gratis Terbaru yang Wajib Dicoba
Menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) adalah impian bagi banyak orang. Pendaftaran untuk menjadi seorang polisi tidak hanya memerlukan fisik
Tips 20 Des 2025
Mengoptimalkan Strategi Konten untuk Meningkatkan Brand Awareness Digital
Era digital membuka peluang besar bagi brand untuk menjangkau audiens tanpa batas geografis. Namun, peluang ini juga dibarengi dengan persaingan yang semakin