rajapress
Tanda dan Gejala dari Kanker Usus Besar

Tanda dan Gejala dari Kanker Usus Besar

Admin
5 Jul 2024
Dibaca : 260x

Kanker usus besar adalah salah satu jenis kanker yang menyerang usus besar. Penyakit ini terbentuk ketika ada sebuah massa abnormal di organ tubuh tertentu, secara spesifiknya usus besar yang merupakan bagian usus paling akhir dari sebuah sistem pencernaan.

Awalnya, kanker ini muncul sebagai benjolan kecil jinak berupa polip yang kemudian bertransformasi menjadi ganas.Kanker ini juga bernama kanker kolorektal sebagai penggabungan dari dua jenis kanker yaitu kanker kolon dan kanker rektum. Meskipun sedikit berbeda, daerah pertumbuhan kanker di dalam tubuh cukup dekat. Kanker ini biasanya terjadi pada orang dewasa.

Selain itu, pertumbuhan kanker juga bisa menyebar dari usus besar ke area tubuh lain. Pada tahap awal, pengidap kanker usus besar biasanya tidak merasakan gejala. Gejala yang timbul biasanya bergantung pada jumlah, letak benjolan, dan ukuran.

Tanda dan gejala yang biasanya timbul antara lain :

  • Perubahan menetap pola buang air besar, dapat berupa diare atau konstipasi.
  • Perdarahan pada anus atau adanya darah dalam feses.
  • Rasa tidak nyaman pada perut yang bersifat menetap seperti kram, nyeri, atau penimbunan gas.
  • Timbul rasa lelah yang penyebabnya tidak pasti.
  • Muntah dalam jumlah banyak tanpa sebab.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab.

Secara umum, awal terjadinya kanker usus besar adalah ketika sel-sel yang sehat di usus besar mengalami perubahan susunan DNA karena mutasi. DNA adalah sumber informasi dari suatu sel yang berisikan apa saja yang harus dilakukan oleh sebuah sel.

https://pafikotagido.org/

Pada kanker, DNA ini berisi instruksi untuk terus melakukan pembelahan sehingga terbentuk massa abnormal. Mutasi yang dapat menyebabkan kerusakan DNA biasanya terjadi karena zat-zat dari luar tubuh yang dapat memicu kerusakan DNA dan kanker (zat karsinogenik).  Dalam konteks ini, sel yang melapisi usus besar akan terus bertumbuh dan membelah dengan sendirinya walaupun sudah waktunya sel tersebut mati. 

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker usus besar pada seseorang, yaitu :

  • Usia tua, kanker jenis ini dapat terdiagnosis pada segala usia, namun sebagian besar kasusnya terjadi pada usia lebih dari 50 tahun.
  • Riwayat kanker usus besar atau polip usus besar, riwayat kanker atau polip pada usus besar di orang yang sama dapat meningkatkan risiko kanker ini.
  • Kondisi peradangan kronik pada usus besar, peradangan kronis pada usus besar seperti penyakit kolitis ulseratif atau penyakit Crohn meningkatkan risiko kanker kolon.
  • Faktor keturunan, riwayat kanker usus besar pada keluarga meningkatkan risiko pada keturunannya.
  • Diet tinggi lemak, beberapa penelitian menunjukkan peningkatan risiko kanker kolon pada orang dengan diet tinggi lemak pada daging merah dan daging olahan.
  • Diabetes, orang dengan diabetes atau resistensi insulin memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kanker usus besar.
  • Obesitas, orang dengan obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi pada kanker usus besar dibandingkan pada orang dengan berat badan normal.
  • Rokok, pemakaian produk tembakau dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis kanker.
  • Alkohol, tingginya konsumsi alkohol meningkatkan risiko kanker kolon.

Untuk penyakit ini, diagnosis sebaiknya kamu lakukan secepat mungkin untuk meningkatkan kemungkinan berhasilnya pengobatan. Jika terdapat beberapa tanda dan gejala kanker usus besar, dokter dapat merekomendasikan untuk melakukan beberapa pemeriksaan berikut :

1. Kolonoskopi

Cara dokter melakukan prosedur medis ini adalah dengan menggunakan sebuah kamera panjang dan fleksibel yang kemudian masuk melalui lubang anus pasien. Evaluasi terhadap permukaan usus besar bertujuan untuk melihat ada tidaknya benjolan atau massa abnormal di usus besar.

2. Pemeriksaan darah

Tes darah ini bertujuan untuk melihat kelainan yang terjadi pada organ lain yang mungkin merupakan efek dari kanker usus besar. Dokter juga dapat mengusulkan pemeriksaan serum penanda tumor yaitu CEA (carcinoembryonic antigen). CEA dapat dokter gunakan untuk mengevaluasi prognosis dan respon terapi.

3. Biopsi

Prosedur biopsi akan dokter lakukan dengan cara mengambil sampel jaringan usus pasien untuk kemudian ahli medis teliti dengan bantuan mikroskop. Apabila terlihat sel ganas atau kanker melalui mikroskop, berarti pasien bisa termasuk kategori pengidap. Biopsi bisa juga dokter lakukan saat prosedur kolonoskopi atau dalam penanganan kanker dengan operasi. 

Baca Juga:
Durasi Tes TOEFL: Apa yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mengambilnya?

Pendidikan 17 Apr 2025

Durasi Tes TOEFL: Apa yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mengambilnya?

Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah salah satu alat ukur kemampuan berbahasa Inggris yang diakui secara internasional. Banyak institusi

IKN

Ah Masa 17 Nov 2023

Jokowi: Prabowo dan Ganjar Akan Menjamin IKN dan 34.000 Ha Disewa 190 Tahun untuk Investor

Joko Widodo, Presiden Indonesia saat ini 2019-2024, sangat ingin berkuasa lebih lama. Permintaan 3 periode ke partai pengusung, PDI Perjuangan,

promosi bisnis MLM

Tips 10 Jun 2025

Menjadi Raja dalam Promosi Website Bisnis Melalui RajaBacklink.com

Di era digital saat ini, memiliki website untuk bisnis MLM (Multi-Level Marketing) bukanlah hal yang bisa diabaikan. Website tidak hanya berfungsi sebagai

Optimasi SEO Lokal untuk Menghadapi Tantangan Digital Marketing 2026

Tips 2 Feb 2026

Optimasi SEO Lokal untuk Menghadapi Tantangan Digital Marketing 2026

SEO lokal semakin menjadi elemen penting dalam digital marketing, terutama bagi bisnis yang ingin menjangkau audiens spesifik berdasarkan lokasi. Dengan

Tryout CPNS 2024: Rekomendasi Website Tryout Gratis Terbaik Tahun Ini

Pendidikan 11 Mei 2025

Tryout CPNS 2024: Rekomendasi Website Tryout Gratis Terbaik Tahun Ini

Menjelang pelaksanaan CPNS 2024, banyak calon peserta yang mulai mempersiapkan diri melalui berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengikuti tryout CPNS

Pesantren Al Masoem

Pendidikan 14 Mei 2024

Menyediakan Fasilitas Sanitasi yang Baik di Pondok Pesantren Putri

Pondok Pesantren Putri merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan spiritual para santriwati. Selain

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © GileLuDro.com 2026 - All rights reserved
Copyright © GileLuDro.com 2026
All rights reserved