
Tidur mempunyai peranan yang penting bagi tubuh, karena pada saat tidur tubuh akan mengalami perbaikan diri baik secara fisik maupun mental. Dengan demikian, ketika bangun tidur tubuh akan terasa segar serta berenergi dan siap untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Tidur juga merupakan proses tumbuh kembang terutama pada anak dan remaja karena pada sat tidur hormon pertumbuhan dikeluarkan. Sebenarnya kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Namun pada umumnya tidur yang berkualitas yaitu nselama 7-9 jam untuk setiap harinya. Ini agar fungsi penting dapat berjalan secara optimal.
Lalu bagaimana bila terjadi kurang tidur? Selain membuat tubuh menjadi lesu dan mengantuk sepanjang hari. Fungsi otak akan ikut merosot tajam dan menyebabkan timbulnya beragam masalah kesehatan. Kurang tidur dapat menyebabkan adanya peningkatan produksi hormon kortisol dalam tubuh yang disebut juga dengan hormon stres. Dan ini menyebabkan fungsi hormon yang tidak tepat. Beberapa dampak buruk akibat dari kurang tidur yaitu :
Akibat dari kurang tidur dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam melawan penyakit dan membuat mudah jatuh sakit. Karena ada hubungan timbal balik antara waktu tidur dengan sistem kekebalan tubuh. Maka jika sistem kekebalan tubuh lemah maka membuat sering jatuh sakit.
Karena tidur yang terlalu singkat atau terlalu panjang dapat berakibat buruk pada kesehatan. Bila tidur kurang dari lima jam atau lebih dari sembilan jam memungkinkan dapat terkena penyakit jantung koroner atau bahkan mengalami stroke.
Bila waktu tidur berdurasi singkat maka dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker seperti kanker payudara, kanker usu besar dan kanker prostat.
Dampak lainnya dari kurang tidur dapat menyebabkan masalah kognisi utama dalam pemikiran. Kekurangan tidur ini mempengaruhi otak sebagian besar serta kehilangan energi untuk berpikir kreatif atau memahami sesuatu dengan jelas. Oleh karena itu untuk menghindari masalah berpikir usahakan agar dapat tidur nyenyak.
Akibat lainnya dari kurang tidur adalah anda menjadi pelupa. Berdasarkan pada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa tidur memiliki dampak pada pembelajaran dan ingat. Tidur merupakan hal yang penting agar dapat mengkonsolidasikan hal-hal yang dipelajari dalam otak. Maka istirahat merupakan kunci informasi baru pada otak.
Tidur yang tidak tepat dapat meningkatkan kadar insulin dalm tubuh sehingga terkena diabetes. Pada orang yang tidur selama 8 jam memiliki kemungkinan yang rendah terkena diabetes.
Akibat kurang tidur dan kebiasaan tidur yang tidak baik dapat menyebabkan penampilan terlihat lebih tua dari umur yang sebenarnya. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan timbulnya garis-garis halus, keriput dan warna kulit yang tidak merata serta terjadi kelonggaran kulit.
Pendidikan 11 Apr 2026
Latihan Soal Analogi dan Antonim untuk Tes BUMN agar Lolos Seleksi
Kemampuan verbal menjadi salah satu aspek penting dalam proses seleksi Badan Usaha Milik Negara, khususnya dalam bentuk soal analogi dan antonim. Kedua jenis
Tips 10 Apr 2025
Tingkatkan SEO Website Anda dengan Kekuatan Sinyal Sosial Media
Dalam era digital saat ini, SEO (Search Engine Optimization) menjadi salah satu faktor terpenting untuk meningkatkan visibilitas dan peringkat website Anda di
Pendidikan 15 Apr 2025
Materi Ujian SNBT: Rangkuman Super Lengkap dan Mudah Dipahami
Ujian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) merupakan langkah penting bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Oleh karena itu,
Tips 23 Mei 2026
Perkembangan dunia digital menunjukkan bahwa online marketing telah memasuki fase yang jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Transformasi ini tidak
Tips 17 Maret 2025
Mengukur Persepsi Publik terhadap Produk Kecantikan Lewat Sosial Media
Di era digital saat ini, perkembangan produk kecantikan tidak hanya bergantung pada inovasi dan kualitas, tetapi juga pada bagaimana produk tersebut diterima
Tips 1 Apr 2026
Teori Pemicu Algoritma: Cara Memicu Algoritma TikTok Agar Iklan Mendapatkan Jangkauan Lebih Luas
Memahami Kehendak Mesin Rekomendasi Dalam ekosistem digital 2025, algoritma TikTok bukan lagi sekadar baris kode statis, melainkan kecerdasan buatan yang